Minggu, 28 Mei 2017

WARNA WARNI HARI PERTAMA RAMADHAN

Bulan Ramadhan selalu menjadi bulan istimewa bagiku. Kalau dulu ketika masih kecil, aku belajar berpuasa. Sekarang aku yang membersamai anak-anakku belajar berpuasa.
Kakak (6y4m) sudah mulai berpuasa saat usianya 4,5 tahun. Pencapaian yang luar biasa buat kami sekeluarga. Saat itu, dia masih di kelas playgroup. Awalnya kami mencoba mengajarinya untuk berpuasa. Tidak ada paksaan sama sekali, hanya berusaha menanamkan pemahaman tentang puasa. Tapi tak disangka, dia mampu berpuasa full satu hari. Dalam satu bulan, hanya 6 hari tidak berpuasa. Kemudian tahun berikutnya, saat dia duduk di kelas TK A, kakak sudah mampu berpuasa satu bulan penuh. 
Sementara adiknya baru kami perkenalkan puasa ditahun ini (1438 H). Saat ini adik berada dikelas playgroup (4y7m). Hari pertama puasa, tengah hari dia sudah lapar dan haus. Akhirnya dia berbuka di waktu dzuhur, tapi kemudian dilanjut lagi. Alhamdulillah bisa lulus sampai magrib. 
Meskipun adik kakak, tetapi masing-masing mempunyai pribadi yang unik. Sang kakak cenderung sangat mudah untuk diajak diskusi. Cukup memberikan penjelasan yang sesuai logikanya, dia akan menjalankan apa yang disampaikan kepadanya. Sementara sang adik, emosinya seringkali meledak-ledak. Perlu effort lebih besar untuk menanamkan pemahaman kepadanya. Tidak jarang, aku pun terpancing emosinya. Makanya ketika dia mampu berpuasa setengah hari saja sudah hal yang luar biasa bagi kami. Mengingat perjuangan untuk membangunkannnya sahur. Setidaknya perlu waktu 30 menit sampai dia bisa bangun. Itu pun kami berusaha untuk meredam emosi kami saat membangunkannya.Sedangkan kakaknya tidak ada permasalahan yang begitu berarti kecuali kebiasaanya menanyakan berapa jam lagi menuju buka buka, hehe. Selebihnya tidak ada masalah.
Menemani anak-anak berpuasa memang gampang-gampang susah. Terutama saat sekolah sedang libur. Perlu ekstra aktivitas yang menyenangkan untuk mengisi waktu mereka. Pada saat puasa, mereka agak susah untuk diajak tidur siang karena mungkin perutnya kosong jadi susah untuk bisa tidur. Mamanya yang seringkali bingung untuk mencari aktivitas yang bisa membuat mereka lupa akan dahaga dan laparnya.
Apalagi hari pertama puasa memberikan tantangan lebih ekstra lagi. Bersyukur ada mbah google yang memberikan banyak inspirasi tentang aktivitas yang bisa dilakukan anak-anak saat berpuasa. Hari pertama, aku mengenalkan ceklis kegiatan harian selama bulan puasa. 
                              Jurnal harian adik                                                   Jurnal harian adik

Mengisi daftar harian ramadhan memberikan kesenangan tersendiri. Hal ini berkaitan dengan reward yang akan diterima mereka di akhir ramadhan. Selain itu, aku memberikan aktivitas lain dihari pertama seperti colouring dan membuat kreativitas. Dapat inspirasi dari pinterest tentang paperdoll. Pas banget, anak-anak senang bermain peran. Paperdoll ini cukup ampuh "membunuh" waktu mereka. Ditambah membuat kreasi dari stik es krim, alhamdulillah mereka bisa menikmati aktivitasnya

 

Disaat anak-anak asyik bermain warna, mamanya juga tidak mau kalah dengan anak-anaknya. Tantangan tersendiri menghadirkan menu takjil yang menggugah semangat anak-anak. Sesuatu yang colourful adalah sesuatu yang digemari anak-anak. Memanfaatkan vla yang ada di kulkas, akhirnya aku berkreasi membuat sus warna warni. Beberapa kali anak-anak bolak balik ke dapur ngintip apa yang dibikin mamanya. Dede yang ekpresif bilang "hmm..baunya harum, sepertinya enak banget". Sabar ya de, tunggu sampai adzan magrib, hehe.


t

Masih tersisa 29 hari ramadhan. Hmmm...emak harus berpikir untuk menghadirkan ramadhan yang menyenangkan bagi anak-anak. Semangat Ma ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar