Pagi ini ada keperluan di gedung menara 165 TB Simatupang. Mau bawa kendaraan sendiri males kejebak macet. Akhirnya diputuskan naik gojek. Nunut sama suami sampai pasar rebo, biar lebih murah ongkosnya (tetep ya emak2, hehe). Alhamdulillah nyampe dengan lancar dan selamat. Setelah selesai urusannya, sekitar 15 menitan, aku order gojek lagi untuk pulang. Ternyata yang ngambil orang yang sama. Aku sih ngga masalah, gojeknya juga sopan.
Malah gojeknya yang kaget ternyata penumpangnya orang yang sama 😁. Ternyata ada ketentuan dari perusahaannya kalau dalam 1 hari tidak boleh mengambil penumpang yang sama, apalagi ini tanpa kesela sama penumpang yang lainnya. Aku bilang gimana kalo di cancel aja. Dia bilang "boleh mbak cancel, gapapa mb saya anter aja". Mungkin dia kasian kali sama aku, makanya tetep mau nganterin 😂.
Singkat cerita sampailah di rumah. Aku kasih ongkosnya, dia mau ngembaliin sesuai harga yang tertera di gopay, tadi sebelum aku cancel. Sementara kalo cash kan lebih mahal ongkosnya. Aku bilang, kembaliannya segitu aja (sesuai harga cash). Kasian lah. Apalagi gojeknya cerita, sepagian itu udah beberapa kali orderannya di cancel. Katanya sekarang ini aturan perusahaannya semakin ketat dan tidak jarang sebagai karyawan, dia merasa dirugikan. Terkadang ada sebagian dari penumpang yang kurang empati. Cancel seenaknya, ngasih nilai yg jelek, atau marah-marah. Tapi sebenarnya ada juga pengendara yg kurang nyaman. Intinya sama-sama saling menjaga sikap dan tetap berprasangka positif, baik sebagai penumpang maupun pengendara.
Ya tidak mudah untuk mendapatkn rejeki. Tapi selama attitude nya terjaga dan tetap baik, insya Allah rejeki ngga akan kemana. Terimakasih untuk hikmah hari ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar