Selasa, 10 Januari 2012

Air Susu Ibu (ASI)

Apa sih ASI itu??

Siapa yang tidak kenal dengan istilah ASI (Air Susu Ibu). Yupz..ASI merupakan cairan putih yang dikeluarkan dari kelenjar payudara wanita melalui proses laktasi. ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Selama enam bulan pertama, bayi cukup diberi ASI saja (ASI EKslusif) tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, air jeruk, air teh, air putih dan tambahan makanan padat. Kemudian setelah 6 bulan, selain ASI bayi perlu mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk mencukupi kebutuhan gizinya. Meskipun telah mendapatkan MPASI, pemberian ASI tetap dilakukan hingga bayi berusia 2 tahun sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Quran surat Lukman (31) ayat 14:

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu - bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah - tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

Komposisi ASI

ASI memiliki komposisi yang berbeda dari waktu ke waktu. Pada akhir periode menyusui, komposisi lemak 4-5 kali dan protein 1.5 kali lebih tinggi daripada periode awal menyusui. Komposisi ASI ini dibedakan menjadi 3 macam sesuai dengan stadiumnya, yaitu:

  • Kolostrum

Kolostrrum yaitu ASI yang keluar sampai hari ketujuh setelah persalinan, berwarna kekuningan, kental, dan agak kental. Dibandingkan ASI matang, kolostrum mengandung protein lebih banyak, zat anti infeksi 10-17 kali lebih banyak, kadar karbohidrat, lemak dan total energi yang lebih rendah. Volumenya sekitar 150-300 ml/hari.

  • ASI masa transisi

ASI yang keluar setelah kolostrum (hari ke-8 sampai hari ke 10/14) dimana kadar proteinnya makin rendah, sedangkan kadar karbohidrat , lemak, dan volumenya makin meningkat.

  • ASI mature

ASI yang dihasilkan lebih dari 14 hari setelah persalinan dengan volume sekitar 300-850 ml/hari tergantung besarnya stimulasi saat laktasi.


Sumber:

Roesli, U. Mengenal ASI Eksklusif. Trubus Agriwidya

Rusilanti. Menu Sehat Untuk Bayi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar